arsu
Home Portfolio Toolkit

Wifi Heatmap

Dalam sebuah bangunan entah itu kantor, hotel, restaurant dan lain sebagainya tentu mempunyai jaringan berbasis wireless atau wifi yang terkadang sinyal yang dipancarkan tidak dapat diterima dengan baik oleh user, ketika berfikir untuk menambahkan jumlah perangkat AP yang terjadi tidak jauh beda dengan jumlah AP yang sebelumnya.

Wifi Heatmap berfungsi sebagai,
Melihat cakupan sinyal Wi-Fi

  • Mengetahui area dengan sinyal kuat dan lemah.
  • Biasanya ditampilkan berdasarkan nilai dBm.
  • Contoh: -40 dBm sangat baik, -65 dBm masih baik, -80 dBm lemah.

Menemukan dead zone

  • Menunjukkan area yang hampir tidak mendapatkan Wi-Fi.
  • Berguna untuk mengetahui lokasi yang membutuhkan tambahan AP.

Menentukan posisi Access Point

  • Membantu menentukan posisi AP yang optimal.
  • Menghindari pemasangan AP hanya berdasarkan perkiraan.

Menganalisis overlap antar AP

  • Melihat apakah cakupan beberapa AP terlalu bertumpuk.
  • Berguna untuk mengatur channel dan transmit power.

Mengecek kualitas jaringan
Heatmap dapat digunakan untuk melihat beberapa parameter seperti:

  • Signal level
  • SNR
  • Noise
  • Channel
  • Channel overlap
  • Coverage

Membantu troubleshooting
Misalnya pengguna mengeluh Wi-Fi lambat di kamar tertentu. Heatmap dapat menunjukkan apakah masalahnya karena sinyal lemah, noise tinggi, atau coverage yang tidak merata.

Dalam kasus diatas penempatan wifi yang terlalu berdekatan malah bisa memperburuk kualitas sinyal, untuk peletakan AP supaya overlapnya sesuai perlu melihat atau memvisualilsasikan cakupan jaringan wifi yang tak kasat mata, maka dari itu perlunya melakukan heatmap wifi.

Sebagai kasus yang pernah saya tangani adalah di dalam kamar tamu di Hotel, pada area working desk dan bedroom/kasur mengeluhkan wifi di kamarnya speednya sangat pelan sedangan untuk limitasi bandwith di hotel up to 50 Mbps dan traffic sedang tidak ramai, dilakukan peninggaktan power pun tidak membuahkan hasil, akhirnya saya putuskan untuk melakukan heatmap pada kamar tersebut, didapati memang cakupan sinyal di area yang dimaksud masuk dalam kategori lemah karna ditandai dengan gradasi warna oren kemerahan, penempatan wifi terlihat dari indikator hijau pekat, peletakan AP bisa kita lihat berada di area pintu masuk, dari hasil heatmap maka diambil keputusan untuk memindahkan posisi AP ke Area dekat TV, sehingga area bedroom dan working desk yang seharusnya paling banyak menggunakan wifi dapat tercover dengan baik.
Dari hasil pemindaian dan pemindahan akhirnya mendapatkan hasil yang sesuai.

© 2026 arsu. All rights reserved.